Kedai Kopi

Landing Page Kedai Kopi & Sangrai

Jadwal sangrai mingguan ditampilkan supaya pembeli tahu kapan bijinya paling segar, tanggal sangrai ditulis di kemasan, dan biji lewat empat minggu diturunkan ke rak diskon.

Pratinjau sudah dapat dibuka

Contoh ini bisa Anda buka dan coba langsung, bukan gambar mati. Buka dari ponsel untuk melihat bagaimana tampilannya di layar kecil.

Buka Contoh Ini
Yang Menentukan

Yang membuat orang memilih satu kedai kopi di antara sepuluh yang baru buka

Kedai kopi baru buka tiap bulan di kota kecil sekalipun, dan hampir semuanya menulis kalimat yang sama: biji pilihan, barista berpengalaman, suasana nyaman. Tiga kalimat itu tidak memberi satu pun alasan untuk berpindah dari kedai yang sudah biasa didatangi.

1

Angka yang bisa diperiksa pembeli sendiri

Tanggal sangrai, ketinggian kebun, atau jadwal sangrai mingguan adalah hal yang bisa dicocokkan pembeli dengan kemasan di tangannya. "Biji pilihan" tidak bisa dicocokkan dengan apa pun, dan karena itu tidak dipercaya siapa pun.

2

Alasan datang lagi minggu depan, bukan cuma sekali

Kedai yang menyangrai atau mengganti biji secara berkala punya alasan alami untuk dikunjungi ulang — tapi hanya kalau pembaca tahu jadwalnya. Menuliskan hari apa apa keluar dari mesin membuat orang menyimpan nomor Anda.

3

Aturan soal laptop disebutkan lebih dulu

Sebagian besar pencari kedai kopi di siang hari sedang mencari tempat kerja. Menyebutkan berapa meja yang punya colokan dan ada tidaknya batas waktu duduk menyelesaikan pertanyaan yang menentukan mereka datang atau tidak.

4

Menu pendek dengan harga, bukan daftar panjang tanpa angka

Daftar dua puluh menu tanpa harga membuat pembaca menunda. Delapan menu dengan harga membuat keputusannya selesai di halaman, dan menu yang pendek juga terbaca sebagai kedai yang tahu apa yang dikerjakannya.

Isi Contohnya

Yang ada di dalam contoh ini

Bukan gambar mati. Semua yang tertulis di bawah bisa Anda buka, tekan, dan coba sendiri dari ponsel — termasuk tombol WhatsApp-nya.

Buka Contohnya
  • Menu seduh manual dan espresso lengkap dengan harganya
  • Daftar biji yang dijual per 200 gram beserta karakter rasanya
  • Jadwal sangrai mingguan supaya pembeli tahu kapan paling segar
  • Penjelasan kenapa biji digiling saat dibeli, bukan sebelumnya
  • Jumlah meja bercolokan dan ketentuan duduk berlama-lama
  • Ketentuan pesanan untuk kantor atau acara beserta jumlah minimalnya
  • Tombol WhatsApp untuk menanyakan stok biji hari ini
Tanya Jawab

Yang biasanya ditanyakan pemilik kedai kopi

Pertanyaan di bawah ini yang paling sering masuk lewat WhatsApp sebelum orang memutuskan. Jawabannya apa adanya, termasuk ketika jawabannya “tidak bisa”.

Saya tidak menyangrai sendiri. Apa masih ada yang bisa ditulis?
Ada, dan justru lebih jujur. Sebutkan dari penyangrai mana biji Anda datang dan seberapa sering dikirim ulang — "dikirim tiap dua minggu dari penyangrai di Temanggung" adalah kalimat yang tidak bisa ditiru kedai yang membeli sekarung sekali tiga bulan. Mengaku menyangrai sendiri padahal tidak akan ketahuan dari pertanyaan pertama pembeli yang paham kopi.
Harga saya lebih mahal dari kedai sebelah. Bagaimana menuliskannya?
Jangan dibela dengan kata "berkualitas". Sebutkan hal yang membuat selisihnya masuk akal dan bisa dilihat: susu segar yang dibeli tiap dua hari, biji yang tidak pernah lebih tua dari empat minggu, atau gelas yang lebih besar. Pembaca yang tetap merasa mahal setelah membaca itu memang bukan pembeli Anda, dan itu tidak apa-apa.
Perlu memajang foto barista dan interior?
Perlu, tapi satu-dua saja dan bukan yang utama. Yang paling menentukan justru foto minuman dan foto meja tempat orang bisa membayangkan dirinya duduk. Foto interior yang diambil saat kedai kosong sering justru membuat tempat terlihat sepi — ambil saat ada dua tiga orang di dalamnya.
Kedai saya kecil dan cuma enam meja. Apa perlu halaman sendiri?
Perlu, dan kedai kecil sering lebih terbantu. Yang mencari "kopi enak dekat sini" tidak sedang membandingkan luas ruangan; mereka mencari alasan untuk memilih dan lokasi yang jelas. Satu halaman dengan menu berharga, jam buka, dan peta sudah memenangkan pencarian itu dari kedai besar yang cuma punya akun media sosial.
Mulai Sekarang

Konsultasi gratis, tanpa biaya apa pun

Ceritakan bisnis Anda melalui WhatsApp. Kami bantu menilai apakah website memang solusi yang Anda butuhkan saat ini — bila belum, kami akan menyampaikannya dengan jujur.