Toko & Produk

Landing Page Toko Online

Katalog dengan keranjang belanja, ongkir dan lama sampai per daerah, serta pesanan yang tersusun sendiri jadi satu pesan WhatsApp.

Pratinjau sudah dapat dibuka

Contoh landing page toko online ini dapat Anda buka dan coba langsung, termasuk keranjang belanjanya — tambahkan beberapa barang, lalu lihat pesanan WhatsApp yang tersusun. Buka dari ponsel untuk melihat bagaimana tampilannya di layar kecil.

Buka Contoh Ini
Yang Menentukan

Kenapa toko kecil tidak selalu butuh keranjang belanja penuh

Banyak pemilik toko merasa harus punya sistem belanja lengkap dengan pembayaran otomatis. Untuk toko yang pesanannya puluhan per minggu, itu justru menambah rumit — biaya bulanan, gerbang pembayaran, dan pembeli yang harus mendaftar akun lebih dulu.

1

Keranjang yang berakhir di WhatsApp, bukan di kasir digital

Pembeli menambahkan barang, jumlah dan totalnya tersusun sendiri jadi satu pesan WhatsApp yang rapi. Tidak ada akun yang perlu dibuat, tidak ada biaya gerbang pembayaran, dan Anda tetap bisa mengobrol dengan pembeli — yang justru sering menaikkan nilai pesanan.

2

Ongkir dan lama sampai disebutkan per daerah

Pertanyaan pertama pembeli daring hampir selalu ongkir. Menampilkannya sebagai tabel per wilayah memangkas percakapan yang paling melelahkan di industri ini, dan menyaring pembeli yang sebenarnya di luar jangkauan pengiriman Anda.

3

Foto produk dengan latar yang seragam

Katalog terlihat mahal bukan karena kameranya, tapi karena latarnya konsisten. Satu meja dekat jendela dan kain polos sudah cukup — yang merusak kesan justru foto dengan latar berbeda-beda di tiap produk.

4

Batas pesan harian yang ditulis di depan

“Pesan sebelum pukul tiga, dikirim hari itu juga.” Kalimat sesederhana itu menciptakan alasan untuk memesan sekarang, tanpa perlu diskon yang menggerus margin Anda.

Isi Contohnya

Yang ada di dalam contoh ini

Bukan gambar mati. Semua yang tertulis di bawah bisa Anda buka, tekan, dan coba sendiri dari ponsel — termasuk tombol WhatsApp-nya.

Buka Contohnya
  • Katalog dengan keranjang belanja sederhana
  • Pesanan yang tersusun otomatis jadi satu pesan WhatsApp
  • Tabel ongkir dan lama sampai per wilayah
  • Batas jam pesan untuk pengiriman hari yang sama
  • Galeri proses pembuatan atau pengemasan
  • Tanya jawab tentang pembayaran, retur, dan pengiriman
  • Pilihan bayar di tempat untuk area terdekat
Tanya Jawab

Yang biasanya ditanyakan pemilik toko online

Pertanyaan di bawah ini yang paling sering masuk lewat WhatsApp sebelum orang memutuskan. Jawabannya apa adanya, termasuk ketika jawabannya “tidak bisa”.

Bedanya dengan toko di marketplace apa?
Di marketplace Anda menumpang dan bersaing di halaman yang sama dengan penjual lain, plus potongan tiap transaksi. Halaman sendiri tidak menggantikan itu — keduanya bisa jalan bersama. Bedanya, di halaman sendiri tidak ada tombol menuju pesaing, dan nomor pelanggan menjadi milik Anda.
Bisa terima pembayaran otomatis di halamannya?
Di paket Landing Cepat tidak; pembayaran diselesaikan lewat transfer atau QRIS yang Anda konfirmasi sendiri di WhatsApp. Kalau volume pesanan Anda sudah ratusan per bulan, barulah gerbang pembayaran otomatis sepadan dengan biayanya, dan itu berarti WordPress atau platform toko, bukan landing page.
Produk saya lebih dari lima puluh macam
Untuk jumlah segitu, landing page satu halaman bukan bentuk yang tepat — pengunjung akan tersesat menggulir. Yang cocok adalah paket dengan beberapa halaman berkategori, atau halaman ini dipakai untuk produk unggulan saja dengan katalog lengkap menyusul.
Stok saya sering habis, bagaimana menandainya?
Di contoh ini tiap produk bisa ditandai habis dan tombolnya nonaktif dengan sendirinya. Menandai stok habis terlihat merugikan, padahal justru menjaga kepercayaan — jauh lebih baik daripada pembeli terlanjur memesan lalu dibatalkan.
Mulai Sekarang

Konsultasi gratis, tanpa biaya apa pun

Ceritakan bisnis Anda melalui WhatsApp. Kami bantu menilai apakah website memang solusi yang Anda butuhkan saat ini — bila belum, kami akan menyampaikannya dengan jujur.