Kuliner & Katering

Landing Page Katering Harian

Paket menu mingguan, galeri foto masakan, area pengiriman, dan pemesanan yang langsung terhubung ke WhatsApp.

Pratinjau sudah dapat dibuka

Contoh landing page katering harian ini dapat Anda buka dan coba langsung, termasuk penghitung biayanya. Buka dari ponsel untuk melihat bagaimana tampilannya di layar kecil.

Buka Contoh Ini
Yang Menentukan

Yang membuat panitia acara berani menitipkan hajatnya

Memesan katering itu keputusan yang tidak bisa diulang. Kalau makanannya mengecewakan, acaranya sudah lewat. Karena itu halaman katering bekerja bukan dengan membujuk, melainkan dengan mengurangi rasa takut salah pilih.

1

Harga per porsi, bukan harga paket yang mengambang

Panitia sedang menghitung: seratus tamu dikali berapa. Angka per porsi membuat mereka bisa langsung menaksir total tanpa menghubungi Anda. Yang menghubungi kemudian adalah orang yang anggarannya memang cocok — dan itu jenis pesan yang layak dibalas panjang.

2

Isi tiap paket dirinci sampai lauknya

“Paket A” tidak berarti apa-apa. Menyebut nasi, dua lauk, sayur, buah, dan air mineral membuat orang bisa membandingkan dengan katering sebelah secara adil — dan biasanya perbandingan yang adil menguntungkan yang menuliskannya.

3

Batas pemesanan dan jumlah minimum ditulis jelas

Pesan H-2, minimal lima puluh porsi. Dua kalimat itu menyaring pesanan yang tidak mungkin Anda kerjakan, sebelum sempat menyita waktu Anda di WhatsApp.

4

Foto makanan yang benar-benar Anda masak

Ini satu-satunya industri di mana foto stok terasa paling berbahaya. Orang akan membandingkan foto di halaman dengan kotak yang mereka terima. Foto ponsel yang jujur, diambil di dekat jendela, jauh lebih aman daripada foto katalog yang tidak mungkin Anda tiru.

Isi Contohnya

Yang ada di dalam contoh ini

Bukan gambar mati. Semua yang tertulis di bawah bisa Anda buka, tekan, dan coba sendiri dari ponsel — termasuk tombol WhatsApp-nya.

Buka Contohnya
  • Harga per porsi yang sudah termasuk antar
  • Rincian isi tiap paket sampai lauknya
  • Galeri acara yang pernah diisi
  • Empat langkah dari tanya sampai hari-H
  • Batas waktu pesan dan jumlah minimum
  • Tanya jawab tentang uang muka, pembatalan, dan menu pantangan
  • Tombol WhatsApp berisi tanggal acara yang ditanyakan
Tanya Jawab

Yang biasanya ditanyakan pemilik katering

Pertanyaan di bawah ini yang paling sering masuk lewat WhatsApp sebelum orang memutuskan. Jawabannya apa adanya, termasuk ketika jawabannya “tidak bisa”.

Menu saya berubah tiap musim, repot tidak menggantinya?
Kalau berubahnya beberapa kali setahun, paket Landing Cepat cukup — kirim menunya, saya ganti. Kalau Anda ingin mengganti sendiri tiap bulan tanpa menunggu siapa pun, ambil Kelola Sendiri yang ada panel adminnya.
Bisa ada penghitung total porsi otomatis?
Bisa, dan di contoh ini memang ada. Pengunjung memilih paket dan jumlah tamu, lalu perkiraan totalnya muncul dan ikut terbawa ke pesan WhatsApp. Yang tidak bisa di halaman statis adalah pembayaran langsung di situs.
Bagaimana menampilkan menu untuk acara pernikahan yang sangat panjang?
Biasanya lebih baik ditampilkan sebagai kelompok — prasmanan, nasi kotak, tumpeng — dengan contoh isi masing-masing, lalu daftar lengkapnya dikirim sebagai berkas saat calon klien menghubungi. Halaman yang terlalu panjang justru membuat orang menyerah membaca.
Saya melayani beberapa kota, perlu halaman terpisah?
Untuk dua atau tiga kota berdekatan, satu halaman dengan daftar area dan ongkos antar sudah cukup. Halaman terpisah per kota baru masuk akal kalau Anda memang punya dapur berbeda di tiap kota, bukan sekadar mengejar kata kunci.
Mulai Sekarang

Konsultasi gratis, tanpa biaya apa pun

Ceritakan bisnis Anda melalui WhatsApp. Kami bantu menilai apakah website memang solusi yang Anda butuhkan saat ini — bila belum, kami akan menyampaikannya dengan jujur.