Rumah Makan

Landing Page Rumah Makan

Menu prasmanan dengan harga satuan, jangkauan pengantaran tanpa lewat aplikasi, dan alasan kenapa masaknya tiga kali sehari.

Pratinjau sudah dapat dibuka

Contoh ini bisa Anda buka dan coba langsung, bukan gambar mati. Buka dari ponsel untuk melihat bagaimana tampilannya di layar kecil.

Buka Contoh Ini
Yang Menentukan

Yang membuat orang memilih warung Anda

Orang mencari rumah makan dengan pertanyaan yang sangat pendek umurnya: sedang lapar, mau makan apa, berapa, dan jauh tidak. Halaman yang tidak menjawab keempatnya dalam satu layar akan kalah oleh daftar di aplikasi peta yang sudah menampilkan semuanya.

1

Harga menu utama tampil sebagai angka, bukan kisaran

"Harga terjangkau" tidak menjawab apa pun. Nasi rames Rp15.000 menjawabnya. Untuk rumah makan, angka adalah informasi yang paling cepat menyaring — dan menyaring itu bagus, karena orang yang datang sudah tahu akan membayar berapa.

2

Waktu masak atau kesegaran disebutkan konkret

Semua warung mengaku masakannya segar. Yang membedakan adalah pernyataan yang bisa diperiksa, misalnya berapa kali masak dalam sehari dan apa yang terjadi pada sisa yang tidak habis. Kalimat seperti itu sulit ditiru pesaing yang tidak melakukannya.

3

Cara memesan antar disebutkan tanpa lewat aplikasi

Pemesanan lewat WhatsApp langsung menghemat potongan aplikasi, dan itu boleh dikatakan terus terang. Pelanggan mengerti hitungannya, dan sebagian justru memilih memesan langsung karena tahu harganya jadi sama dengan makan di tempat.

4

Pesanan rombongan diberi jalur sendiri

Satu pesanan dua puluh kotak setara dengan puluhan pembeli perorangan, tapi cara memesannya berbeda — perlu dikabari sehari sebelumnya. Menuliskannya membuat pengurus kantor dan panitia acara tahu Anda terbiasa melayaninya.

Isi Contohnya

Yang ada di dalam contoh ini

Bukan gambar mati. Semua yang tertulis di bawah bisa Anda buka, tekan, dan coba sendiri dari ponsel — termasuk tombol WhatsApp-nya.

Buka Contohnya
  • Daftar menu dengan harga satuan yang jelas
  • Keterangan berapa kali masak dalam sehari
  • Jangkauan pengantaran dan batas gratis ongkir
  • Jalur khusus untuk pesanan rombongan dan tumpeng
  • Foto ruang makan dan dapur yang terlihat
  • Tanya jawab soal menu harian, pedas, dan parkir
  • Tombol WhatsApp untuk pesan antar
Tanya Jawab

Yang biasanya ditanyakan pemilik rumah makan

Pertanyaan di bawah ini yang paling sering masuk lewat WhatsApp sebelum orang memutuskan. Jawabannya apa adanya, termasuk ketika jawabannya “tidak bisa”.

Menu saya berganti tiap hari
Tulis yang selalu ada sebagai daftar tetap, lalu satu kalimat bahwa sayurnya mengikuti belanja pagi dan bisa ditanyakan lewat WhatsApp. Itu jujur sekaligus memberi alasan mengirim pesan — dan pesan yang masuk untuk bertanya sering berakhir jadi pesanan.
Saya sudah ada di aplikasi pesan-antar
Halaman sendiri tetap berguna karena di aplikasi Anda berdiri di antara puluhan warung lain dan harga Anda sudah dinaikkan untuk menutup potongan. Halaman sendiri adalah tempat pelanggan tetap memesan langsung dengan harga yang sebenarnya.
Foto makanan saya tidak sebagus punya restoran
Foto yang jujur justru lebih cocok untuk rumah makan — pengunjung mencari makanan rumahan, bukan tampilan restoran. Foto di dekat jendela pada siang hari, dari sudut agak atas, dengan piring yang bersih, sudah lebih dari cukup.
Saya tidak melayani antar
Sebutkan terus terang dan ganti dengan yang Anda punya: jam buka yang panjang, parkir yang lega, atau pesanan yang bisa disiapkan untuk diambil. Halaman yang menyebutkan batasnya lebih dipercaya daripada halaman yang menjanjikan semuanya.
Mulai Sekarang

Konsultasi gratis, tanpa biaya apa pun

Ceritakan bisnis Anda melalui WhatsApp. Kami bantu menilai apakah website memang solusi yang Anda butuhkan saat ini — bila belum, kami akan menyampaikannya dengan jujur.