Jasa Profesional

Landing Page Konsultan Pajak

Kalender tenggat yang paling sering terlewat, tarif tiap layanan, perbandingan dengan mengurus sendiri, dan konsultasi awal ke WhatsApp.

Pratinjau sudah dapat dibuka

Contoh ini bisa Anda buka dan coba langsung, bukan gambar mati. Buka dari ponsel untuk melihat bagaimana tampilannya di layar kecil.

Buka Contoh Ini
Yang Menentukan

Yang dicari pemilik usaha yang takut kena denda

Klien konsultan pajak jarang datang karena ingin hemat pajak. Mereka datang karena takut salah, takut telat, dan tidak paham istilahnya. Halaman yang berhasil menurunkan rasa takut itu dengan kejelasan, bukan dengan istilah teknis.

1

Tenggat yang sering terlewat, ditulis sebagai kalender

Tanggal 10, 15, 20, lalu SPT tahunan. Isi seperti ini dicari orang lewat Google sepanjang tahun, dan menjadikannya bagian halaman membuat Anda ditemukan oleh orang yang persis sedang membutuhkan.

2

Tarif per layanan, bukan “hubungi kami”

Pembukuan bulanan, SPT tahunan pribadi, SPT badan. Pemilik usaha kecil sangat sensitif terhadap biaya yang tidak jelas, dan menyebut angka menyaring masuk klien yang memang mampu.

3

Batas yang jelas: Anda menyetor sendiri

Sebutkan bahwa uang pajak disetor langsung oleh klien ke kas negara, bukan dititipkan. Kalimat ini menghilangkan kekhawatiran yang jarang diucapkan tapi selalu ada, dan menempatkan Anda sebagai konsultan yang taat.

4

Perbandingan dengan mengurus sendiri

Bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk menjelaskan apa yang sebenarnya Anda kerjakan: waktu, ketelitian, dan risiko denda. Klien yang paham nilainya tidak menawar.

Isi Contohnya

Yang ada di dalam contoh ini

Bukan gambar mati. Semua yang tertulis di bawah bisa Anda buka, tekan, dan coba sendiri dari ponsel — termasuk tombol WhatsApp-nya.

Buka Contohnya
  • Kalender tenggat yang paling sering terlewat
  • Tarif per jenis layanan
  • Berkas yang perlu disiapkan klien
  • Perbandingan jujur dengan mengurus sendiri
  • Cara kerja pengingat sebelum tenggat
  • Tanya jawab tentang omzet kecil, tunggakan, dan pemeriksaan
  • Tombol WhatsApp untuk konsultasi awal
Tanya Jawab

Yang biasanya ditanyakan pemilik konsultan pajak

Pertanyaan di bawah ini yang paling sering masuk lewat WhatsApp sebelum orang memutuskan. Jawabannya apa adanya, termasuk ketika jawabannya “tidak bisa”.

Boleh menjanjikan pajak jadi lebih kecil?
Tidak, dan saya tidak akan menuliskannya. Yang boleh dan justru lebih dipercaya: menyebut bahwa Anda memastikan tidak ada yang kelebihan bayar dan tidak ada yang terlambat. Janji “pajak kecil” berbahaya untuk reputasi profesional Anda sendiri.
Klien saya kebanyakan UMKM kecil
Tampilkan paket khusus omzet di bawah batas tertentu dengan harga yang masuk akal. Banyak UMKM tidak memakai konsultan karena mengira biayanya jutaan — menyebut angka kecil yang benar membuka pasar yang belum tersentuh.
Bisa menampilkan nama klien?
Sebaiknya tidak, karena data pajak bersifat rahasia dan sebagian klien tidak ingin diketahui memakai konsultan. Sebutkan jenis usaha dan skalanya saja — itu cukup menggambarkan pengalaman Anda.
Perlu mencantumkan nomor Brevet atau izin?
Perlu kalau ada, karena itu pembeda nyata dari jasa pembukuan biasa. Konsultan pajak bersertifikat dan terdaftar sebaiknya menampilkan itu — klien yang teliti mencarinya.
Mulai Sekarang

Konsultasi gratis, tanpa biaya apa pun

Ceritakan bisnis Anda melalui WhatsApp. Kami bantu menilai apakah website memang solusi yang Anda butuhkan saat ini — bila belum, kami akan menyampaikannya dengan jujur.