Anak yang berlatih setahun penuh tanpa pernah tampil akan berhenti karena bosan, bukan karena tidak berbakat. Setiap murid di sini naik panggung dua kali setahun — dan yang paling pemalu justru yang paling berubah setelah tampil pertama kalinya.

Orang tua sering bertanya kapan anaknya akan tampil. Ini jawabannya, ditulis di depan supaya bisa direncanakan — termasuk biaya kostum, yang paling sering jadi kejutan di sanggar tari.
Penilaian naik tingkat dilakukan pengajar, bukan lewat ujian yang membuat anak tegang. Yang belum siap tetap di tingkat yang sama tanpa dipermalukan.
Semua muridDua kali seminggu, satu jam tiap pertemuan. Kelas usia empat sampai enam tahun empat puluh lima menit karena perhatian anak seusia itu memang habis di menit ke lima puluh.
Semua muridSemua murid tampil, tanpa seleksi. Kostum disewa lewat sanggar dengan biaya Rp150.000, dan yang keberatan boleh memakai kostum sendiri asal warnanya sesuai.
Semua muridUntuk murid yang ingin ikut lomba, latihan tambahan sekali seminggu tanpa biaya. Ikut lomba tidak wajib dan tidak memengaruhi kenaikan tingkat.
Murid yang berminatSatu pertemuan di mana orang tua ikut masuk dan melihat langsung latihan anaknya dari dalam ruangan, bukan dari balik kaca.
Orang tua muridPentas kedua, biasanya bertema lebih santai. Setelah itu libur tiga minggu, dan iuran bulan libur tidak ditagihkan.
Semua murid
Kelas tari yang isinya dua puluh anak akan berakhir dengan setengahnya berbaris di belakang tanpa dikoreksi sama sekali. Di sini setiap kelas dibatasi sepuluh anak dengan satu pengajar dan satu asisten, dan setiap anak dikoreksi namanya disebut — bukan dikoreksi beramai-ramai ke arah barisan.

Menari di atas keramik atau semen selama bertahun-tahun adalah cara paling pasti merusak lutut dan pergelangan kaki anak, dan akibatnya baru terasa jauh di kemudian hari. Ruang latihan kami berlantai kayu di atas rangka berpegas — biaya paling besar saat membangun sanggar ini, dan yang paling tidak terlihat oleh orang tua yang datang melihat.
Selain iuran bulanan, satu-satunya biaya lain adalah kostum pentas dua kali setahun. Tidak ada uang pendaftaran, tidak ada uang gedung, dan tidak ada iuran saat bulan libur.
Dua kali seminggu
Sekali seminggu, malam
Disebutkan sejak awal tahun
Di pentas kami tidak ada murid yang tidak jadi tampil karena dianggap belum bagus. Anak yang paling ragu justru yang paling perlu merasakan tepuk tangan, dan seleksi di usia segini menyingkirkan anak yang sebenarnya cuma butuh waktu lebih lama.
Lantai kayu berpegas adalah pengeluaran terbesar kami dan hal yang paling jarang ditanyakan orang tua. Sanggar yang berlantai keramik menghemat puluhan juta di depan, dan biayanya dibayar belakangan oleh lutut anak-anak.
Biaya kostum adalah kejutan yang paling sering membuat orang tua kesal di sanggar tari, karena biasanya baru disebut sebulan sebelum pentas. Kami menuliskannya di awal tahun ajaran supaya bisa direncanakan atau ditolak sejak awal.
Libur tiga minggu di bulan Juni–Juli tidak kami tagihkan. Ini terdengar biasa, tapi cukup banyak sanggar yang tetap menagih penuh dua belas bulan dengan alasan biaya tetap — dan itu tidak pernah disebut saat mendaftar.
Bisa, dan anak pemalu adalah sebagian besar murid baru kami. Kami tidak memaksa anak masuk barisan di pertemuan pertama — banyak yang menghabiskan satu dua kelas pertama dengan duduk di pinggir sambil melihat, dan itu tidak masalah. Yang kami minta dari orang tua cuma satu: jangan menekan anak untuk ikut menari di hari pertama, karena itu justru memperlama prosesnya.
Empat tahun untuk pengenalan gerak, tapi jangan berharap teknik. Kelas usia empat sampai enam tahun isinya lebih banyak permainan gerak, keseimbangan, dan mendengarkan irama daripada posisi balet sungguhan. Teknik baru mulai diajarkan serius di usia tujuh tahun ke atas, karena sebelum itu tulang dan sendi anak belum siap menerima beban posisi tertentu.
Untuk kelas coba, tidak perlu apa-apa — baju olahraga biasa sudah cukup. Kalau melanjutkan, sepatu balet perlu dibeli dan harganya mulai Rp95.000; boleh beli sendiri di mana saja, tidak harus lewat kami. Baju latihan tidak wajib seragam kecuali menjelang pentas.
Untuk kelas usia empat sampai enam tahun, boleh di pertemuan pertama dan kedua supaya anak merasa aman. Setelah itu kami minta menunggu di ruang depan, dan alasannya bukan kerahasiaan — anak yang tahu orang tuanya sedang melihat cenderung mencari perhatian ke arah kaca, bukan ke pengajar. Ada kelas terbuka khusus di bulan Maret untuk orang tua ikut masuk.
Bilang saja, dan iuran bulan berjalan yang belum terpakai kami kembalikan menurut hitungan pertemuan. Tidak ada kontrak dan tidak ada denda berhenti. Kami juga akan bilang terus terang kalau menurut kami anak Anda sebenarnya lebih cocok di jenis tari yang lain — beberapa anak yang tidak betah di balet ternyata sangat betah di tari kreasi.
Ada, Selasa dan Kamis malam, dan sebagian besar pesertanya memang belum pernah menari sama sekali. Kelasnya tidak mengejar teknik dan tidak ada yang tampil kecuali mau. Beberapa peserta ikut karena anaknya menari di sini dan akhirnya penasaran sendiri.
Bawa anak Anda ke satu kelas mana pun tanpa biaya dan tanpa perlu mendaftar dulu. Kalau setelah itu tidak berlanjut, tidak apa-apa — kami tidak akan menghubungi Anda berulang kali. Ini contoh desain. Versi untuk usaha Anda bisa dibuat dengan isi, warna, dan foto sendiri.